Ketukangan: Kesadaran Material (Edisi Cetak Kedua)

Editor : Avianti Armand, Setiadi Sopandi, David Hutama, Robin Hartanto, Achmad D. Tardiyana

Penerbit: IMAJI Books Publishing

2014, Jakarta, Indonesia

ISBN 978-602-9260-23-6


Indonesia hari ini adalah buah sejarah ketukangan selama berabad-abad. Ketukangan bukan hanya menyangkut soal-soal praktis dan teknis, tapi juga nilai, sikap, dan komitmen. Ia sudah jadi bagian kerja yang dihayati dalam tradisi kita, bahkan merupakan dorongan batin untuk mencapai karya yang unggul.

Sebagai tukang, seorang arsitek bukanlah pelaku yang otonom. Untuk dapat menghasilkan dan menyampaikan karyanya, sang arsitek harus bekerja sama dengan orang-orang dari bidang keahlian lain. Ia juga harus berurusan dan merespons kekayaan dan kekurangan sumber-sumber alam Indonesia. Dengan kata lain, sang arsitek berada dalam kesadaran material, hal yang sangat menentukan untuk merawat sisi yang fundamental dalam profesinya: keakraban dalam proses kerja.

Paviliun Indonesia pada Venice Architecture Biennale 2014, Ketukangan: Kesadaran Material, merupakan rekaman selintas sejarah wacana dan kerja arsitektural Indonesia, sebuah perjalanan yang melintasi batas-batas sosial, politik, dan budaya, dilihat melalui lensa ketukangan.

Buku ini terbagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama, tentang eksposisi enam material yang dipakai dalam arsitektur Indonesia: kayu, batu, bata, baja, beton, dan bambu. Bagian kedua, esai berjudul Ketukangan, Tradisi, Kriya, dan Desain di Indonesia dan Membuat dan Merancang. Bagian terakhir sekaligus penutup, membahas tentang seratus tahun arsitektur di Indonesia, mulai dari tahun 1914- 2014.

Edisi revisi ini diterbitkan kembali oleh IMAJI Books Publishing dalam versi yang lebih mudah dibaca. Disusun dalam dua bahasa, yaitu Inggris dan Indonesia.

Kategori : Sejarah

Gambar lainnya :

IDR 250000
Diskon 0 %
Stok : 9 Items
Global
Konten
Sampul

Login dahulu