Final Display 2018

Bertukar ilmu antar angkatan dan mempererat tali persaudaraan antar angkatan

Author
Final Display 2018 Universitas Pelita Harapan (Gambar oleh: Nathanael Cng)

Setelah kerja keras selama satu semester, mahasiswa-mahasiswi Jurusan Arsitektur Universitas Pelita Harapan memiliki sebuah tradisi tahunan untuk menutup semester. Dalam tradisi ini, keempat angkatan akan berlomba memamerkan karya-karya hasil kerja keras studio mereka. Adapun setiap studio menggarap sebuah tema utama yang menjadi fokus studi selama satu semester ini.

Selasa (11/12/18), tradisi tahunan yang bernama Final Display ini dibuka dan diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi arsitektur angkatan 2015-2018 beserta dosen-dosen jurusan Arsitektur. Acara ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh GAMATARA – Gabungan Mahasiswa Arsitektur Universitas Pelita Harapan – dengan tujuan untuk bertukar ilmu antar angkatan mengenai studio masing-masing, serta untuk mempererat tali persaudaraan antar angkatan.

Dengan diadakannya Final Display ini, angkatan junior bisa belajar dari angkatan senior, dan sebaliknya angkatan senior bisa merefleksikan kembali pelajaran-pelajaran yang telah mereka dapatkan dari angkatan junior. Pameran dibuka untuk umum pada tanggal 13 Desember 2018.

Final Display ini memamerkan proses berpikir dan kerja setiap mahasiswa dalam bentuk maket dan gambar. Setiap angkatan akan bergantian berkeliling mengunjungi studio angkatan lainnya, serta menjelaskan secara garis besar apa saja yang telah mereka pelajari selama satu semester ini.

 

Kausa

Kausa /kau.sa/ (n) sebab yang menimbulkan suatu kejadian

Pameran Studio Dasar Desain 1 oleh angkatan 2018

Pameran Studio Dasar Desain 1 oleh angkatan 2018 (Foto oleh Farisya Yunandira Putri)

Studio Dasar Desain 1 angkatan 2018 menggarap sebuah tema mengenai sebab-akibat. Selama satu semester ini, mahasiswa-mahasiswi dibekali dengan pengetahuan akan proporsi tubuh manusia beserta gerakan-gerakannya.

Gerakan tersebut kemudian diabstraksikan dan dibuat ke dalam maket sebagai implikasi nyata pembelajaran yang telah dilakukan. Bagaimana suatu hal saling berhubungan dan menjadi penyebab satu dengan yang lainnya, kemudian menghasilkan sesuatu. Studi yang dihasilkan berupa maket manusia berskala 1:1, abstraksi gerakan dengan maketnya, serta wearable kinetic object.

Karya-karya mahasiswa angkatan 2018 dengan tema ‘Kausa’

Karya-karya mahasiswa angkatan 2018 dengan tema ‘Kausa’ (Foto oleh Farisya Yunandira Putri)

 

Silent Architecture

Proyek mahasiswa Desain Arsitektur 1 angkatan 2017 menggarap sebuah tema mengenai silent meditation – sebuah metode meditasi dimana sang meditator akan memfokuskan pikirannya untuk merefleksikan diri dan meningkatkan kualitas kepribadiannya. Pada dasarnya Desain Arsitektur 1 mempelajari tentang konteks arsitektur dengan lingkungan sekitarnya.

Tahun ini, konteks lingkungan yang menjadi fokus utama adalah Hutan Ozolini di Riga, Latvia. Mahasiswa ditantang untuk membuat sebuah kabin berukuran 15m² sebagai tempat tinggal yang layak bagi seorang silent meditator dan dapat mendukung segala aktivitasnya, terutama bermeditasi. Proyek ini juga merupakan sebuah bentuk partisipasi mahasiswa angkatan 2017 dalam lomba yang diselenggarakan oleh BeeBreeders dengan tema Silent Cabin.

Selanjutnya, proyek dikembangkan menjadi sebuah tempat tinggal permanen dengan luas maksimal 100m². Berbeda dengan proyek Silent Cabin yang hanya ditinggali oleh seorang pengguna, rumah ini akan ditinggali oleh dua orang – seorang silent meditator dan seorang yang lain dengan keunikan tersendiri (sesuai pilihan pribadi mahasiswa).

 

Architecture Design Performance in Context

Mahasiswa angkatan 2016 Desain Arsitektur 3 ditantang untuk merancang sebuah sekolah / akademi yang berlokasi di daerah Taman Pintu Air Tangerang. Ada empat pilihan kategori akademi, yakni musik, performing arts, olahraga, dan penyiaran / broadcasting. Mahasiswa dilatih untuk membuat sebuah bangunan dengan fungsi yang lebih kompleks dengan pengguna yang lebih beragam. Output yang dihasilkan berupa maket dan gambar kerja.

 

Embracing Locality for Global Settings

Pameran Studio Desain Arsitektur 5 oleh angkatan 2015

Pameran Studio Desain Arsitektur 5 oleh angkatan 2015 (Foto oleh: El Grantnada)

Tujuan utama pembelajaran Desain Arsitektur 5 yang diikuti oleh mahasiswa angkatan 2015 merupakan sebuah latihan kesadaran yang baik terhadap kompleksitas sebuah lingkungan, baik dari kehidupan sosial, budaya, dan sekitarnya. Lokasi yang menjadi fokus utama pembelajaran studio ini adalah Cirebon, Jawa Barat. Mahasiswa diajak untuk berpikir kritis mengenai masalah yang ada di sebuah konteks lingkungan dan bagaimana cara untuk menghasilkan solusi melalui desain. Melalui studio ini, mahasiswa mampu mengasah keterampilan penelitian konteks untuk menyediakan solusi sebagai kontribusi terhadap masyarakat itu sendiri.

 

 



comments powered by Disqus
 

Login dahulu