Kolong Lopo

Tentang arsitektur vernakular dan aspek-aspek pembentuknya.

Author

 

 

 

Kekayaan arsitektur vernakular nusantara di Indonesia memicu Arsitektur Hijau, sebuah wadah minat yang berada di bawah Himpunan Mahasiswa Arsitektur Universitas Parahyangan, untuk mencari tahu lebih lanjut tentang kearifan lokal masyarakat, yang kemudian diharapkan bisa turut memajukan ilmu pengetahuan arsitektur. Pengertian vernakular sendiri merupakan arsitektur yang lahir dari budaya masyarakat setempat, sehingga bentuk arsitektur yang mereka bangun dalam bentuk hunian, menjadi citra nilai budaya dan cara hidup masyarakat setempat, yang dikembangkan juga dengan memperhatikan konteks alam tempat tinggal mereka.

Arsitektur Hijau saat ini sedang mengadakan penelitian dan ekspedisi tentang daerah yang masih belum dikenal masyarakat luas, salah satunya adalah kampung Sonaf Tamkesi yang ekspedisinya telah dilakukan tahun 2011 lalu. Acara “Kolong Lopo” akan mengangkat kampung Sonaf Tamkesi sebagai contoh sebuah kampung vernakular dengan hubungan yang harmonis antara masyarakat, alam, dan budaya di dalamnya. Nilai tersebut sayangnya sudah mulai pudar dalam arsitektur masa kini yang mulai tergeser oleh pengaruh modernisme.

Melalui acara ini, ada tiga aspek yang ingin disampaikan oleh Arsitektur Hijau. Yang pertama, manusia sebagai makhluk berakal budi yang menjadi subyek arsitektur itu sendiri. Bagaimana ia merespon budaya, konteks alam sekitar, dan keterampilannya ‘berarsitektur’ akan sangat menarik untuk dibahas. Yang kedua adalah alam, sebuah lingkungan kehidupan dengan segala kelebihan dan hambatannya yang turut membentuk arsitektur vernakular. Yang ketiga, budaya masyarakat yang sudah mendarah daging, lengkap dengan segala pemaknaan dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Ketiganya memiliki hubungan timbal balik yang akhirnya membentuk ciri unik untuk arsitektur vernakular daerah tersebut.

Acara satu harian ini akan diadakan pada tanggal 23 Mei 2015 di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 sore. Pagi hingga menjelang makan siang, acara akan dibuka dengan diskusi arsitektural bersama pembicara Prof. Dr. Ir. Josef Prijotomo dan tim ekspedisi Arsitektur Hijau. Acara akan dimoderatori oleh Dr.Ir. Christina Gantini. Kemudian acara akan dilanjutkan dengan games dan workshop dengan hadiah utama hingga Rp 750.000,00. Di penghujung hari, akan ada pemutaran video ekspedisi dan pengumuman pemenang.

Pendaftaran dibuka dari 16 Mei 2015 hingga 20 Mei 2015. Jangan sampai ketinggalan. Informasi selengkapnya dapat dilihat pada poster di bawah ini.

 

 

 

 



comments powered by Disqus
 

Login dahulu