Perak Project

Melihat Kembali “Perak” Melalui Pameran Seni

Author

Perak Project adalah sebuah proyek yang digarap oleh seniman dan desainer muda Surabaya, untuk mengajak kita kembali melihat Perak melalui karya-karya yang lahir dari penasfiran mereka mengenai Perak serta perubahan yang terjadi, dan terutama hubungan manusia dengan tempat yang ditinggalinya di daerah Surabaya Utara.

Perak merupakan sebuah daerah yang sangat unik, dimana kita dapat menemukan berbagai hal seperti Radio Wijaya (radio yang memutar lagu-lagu oldies), peti kemas container, transportasi kapal ferry menuju Madura, Black Market Perak, serta sebuah pelabuhan bernama Tanjung Perak.

Tanjung Perak merupakan sebuah pelabuhan niaga dengan tiga dermaga yang terletak di Surabaya Utara, yang melayani perdagangan nasional maupun internasional. Ketiga dermaga tersebut adalah Dermaga Penumpang yang digunakan untuk kapal penumpang, Dermaga Berlian yang digunakan untuk perdagangan barang jadi, serta Dermaga Intan yang digunakan untuk pengiriman barang-barang hasil industri.

Tanjung Perak dulunya merupakan sebuah tempat yang ramai, hidup, dan jaya, bahkan diabadikan sebagai sebuah lagu. Akan tetapi, sekarang tempat ikonik ini semakin pudar dan menghilang. Untuk itu, Perak Project berusaha untuk mempopulerkan dan melantik minat golongan muda dalam mempelajari, menjelajahi, memetakan, dan menafsirkan hubungan manusia dan wilayah Surabaya melalui karya dan kegiatan kreatif.

Perak Project Exhibition sendiri merupakan pameran seni yang mengundang seniman dan kurator untuk melihat wilayah “Perak” di Surabaya, kemudian membuat narasi ulang melalui perspektif mereka. Dalam proyek ini, para seniman diminta mengeksplorasi berbagai konteks, relasi, dan narasi kecil yang terjalin di daerah Perak . Tawaran untuk melihat kembali Perak merupakan sebuah ajakan untuk melihat sebuah kota beserta dinamika dan permasalahan yang terjadi secara utuh.

Pameran Perak Project Exhibition akan dilaksanakan di Wisma Jerman, Jl. Taman AIS Nasution nomor 15, Surabaya, pada tanggal 13 Febuari sampai 18 Febuari 2015. Acara ini dibuka dengan penampilan performance art dari “Kolektif Laring Project”, pada tanggal 13 Febuari 2015, pukul 18.30. Hasil karya seniman yang akan dipamerkan berupa ilustrasi, foto, soundscape, instalasi, arsip, dan sebagainya.

Perak Project merupakan proyek yang diselenggarakan oleh Ayorek! dan bekerjasama dengan komunitas sejarah Surabaya Tempo Dulu, dan merupakan hasil dari pelatihan workshop kuratorial seni Japan Foundation. Untuk informasi lebih lanjut, klik disini ayorek.org

 

 



comments powered by Disqus
 

Login dahulu